Sayangnya, pesan alegori itu tenggelam oleh adegan eksplisit yang melibatkan kekerasan seksual ekstrem, termasuk adegan yang melibatkan anak di bawah umur (menggunakan CGI dan body double, namun tetap mengganggu). Karena tingkat kengeriannya, banyak platform streaming legal seperti Netflix, Disney+, atau Prime Video INDONESIA tidak akan pernah menyediakan film ini.
Namun, untuk penikmat film awam di Indonesia, film ini ditonton hanya karena tren atau FOMO ( Fear Of Missing Out ). Ada banyak film psikologis berat dengan kualitas better yang tidak membutuhkan kekerasan seksual eksplisit, seperti The Father (2020) atau Come and See (1985). nonton a serbian film sub indonesia better
Kami tidak menganjurkan untuk menyebarkan link. Cukup tonton untuk pengetahuan sinematik semata, bukan untuk炫耀 (pamer). Jujur, setelah menonton film ini (penulis sendiri menontonnya sekali di tahun 2012 dan tidak akan pernah mengulanginya), pesan politiknya memang kuat: “Korupsi memaksa manusia menjadi monster.” Sayangnya, pesan alegori itu tenggelam oleh adegan eksplisit